Konstruksi Motor Induksi

Konstruksi motor induksi sama seperti mesin listrik dinamik elementer lainnya, yaitu terdiri dari :

  1. Bagian stator;
  2. Bagian Rotor.
Konstruksi Motor Induksi

Gambar: Konstruksi Motor Induksi

Bagian Stator

Pada bagian stator terdapat beberapa slot yang merupakan tempat kawat (konduktor) dari tiga kumparan tiga fasa yang disebut kumparan stator, yang masing-masing kumparan mendapat suplai arus tiga fasa.

Bila kumparan stator dihubungkan dengan suplai arus tiga fasa, maka pada kumparan stator tersebut segera timbul fluks magnit putar.

Karena adanya fluks magnit putar pada kumparan stator, mengakibatkan rotor berputar karena adanya induksi magnit.

Bagian Rotor

Bagian rotor merupakan tempat kumparan rotor adalah bagian yang bergerak atau berputar.

Terdapat dua jenis kumparan rotor yaitu rotor sangkar (sequirel-cage) dan rotor belitan (phase-wound).

Hampir 90 % kumparan rotor dari motor induksi menggunakan jenis rotor sangkar (sequirel-cage).

Hal ini dikarenakan bentuk kumparannya yang sederhana dan tahan terhadap goncangan. Ciri khusus dari rotor sangkar adalah ujung-ujung dari kumparan rotor terhubung singkat secara permanent. Lain halnya pada rotor jenis belitan, dimana ujung-ujung kumparan rotor akan terhubung langsung bila kecepatan putaran rotor telah mencapai kecepatan putaran nominalnya secara otomatis melalui slip ring yang terpasang pada bagian rotor.

Posted in Mesin-Mesin Listrik, Motor Induksi | Tagged | Leave a comment

Starting motor induksi – Bintang Segitiga

Starting motor asinkron dijumpai arus yang sangat besar (5 – 6 kali arus nominal) pada waktu start (n = 0). Akan tetapi khususnya pada motor-motor asinkron dengan rotor sangkar, karena konstruksi rotor yang kekar itu, arus sebesar itu takkan mengakibatkan kerusakan-kerusakan pada motor bila motor tersebut dihubungkabn langsung dengan jala-jala. Start langsung ini dalam praktek memang banyak dilakukan. Selengkapnya

Posted in Motor Induksi | Tagged | Leave a comment

Teori Dasar Motor Induksi

Motor induksi atau motor asinkron adalah motor listrik arus bolak balik (AC) yang paling banyak digunakan. Penamaannya berasal dari kenyataan bahwa motor ini bekerja berdasarkan induksi medan magnet stator ke statornya, dimana arus rotor motor ini bukan diperoleh dari sumber tertentu, tetapi merupakan arus yang terinduksi sebagai akibat adanya perbedaan relatif antara putaran rotor dengan medan putar (rotating magnetic field) yang dihasilkan oleh arus stator. Selengkapnya

Posted in Mesin-Mesin Listrik, Motor Induksi | Tagged , | Leave a comment

Sejarah Teknik Elektro

Teknik Elektro adalah ilmu teknik atau rekayasa yang mempelajari sifat-sifat elektron atau sifat-sifat kelistrikan yang kemudian diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari. Berasal dari bahasa Inggris electrical engineering, yang bisa diartikan dengan teknik listrik. Selengkapnya

Posted in Elektro Umum | Tagged | 1 Comment